RISYWAH alias SUAP

Standar

Batulicin, Rabu 25 Juli 2018
Oleh. Arie Syantoso

Baik bermulut diLidah Seorang
Manakala Penat tidak Kehausan
Suap Pasrahkan harta keOrang
Supaya mudah semua Urusan

Kawal fikiran konsisten Bersinar
Supaya prilaku tidaklah Degil
Suap Gagalkan perkara Benar
Untuk wujudkan perkara Batil

Bila “siBejat” memiliki Derajat
Suara kebenaran terdengar Lirih
Hibah memberi tanpa Hajat
Risywah memberi dengan Pamrih

Lanjutkan membaca

KASB alias KERJA

Standar

Batulicin, 16 Juli 2018
Oleh. Arie Syantoso

Konon Mengemis membuat AIB
Malah “siMalas” menjadikannya Alat
Hukum berkerja adalah WAJIB
Layaknya Thaharah didalam Shalat
#Pantun #Kerja #Malas #Pengemis

Mengemis bukan suatu Profesi
Sifat Malas merusak Akidah
Berkerja adalah unsur Produksi
Faktor penting penunjang Ibadah
#Pantun #Kerja #Malas #Pengemis

Mengemis bukan ajaran Islam
Opini publik jangan dieksploitir
Tanpa Kerja Kehidupan Kelam
Etos Kerja seharusnya DiForsir
#Pantun #Kerja #Malas #Pengemis

Lanjutkan membaca

DISTRIBUSI KEKAYAAN ANTAR INDIVIDU

Standar

PROBLEM paling HAKIKI dalam masalah EKONOMI adalah tentang DISTRIBUSI KEKAYAAN. AKAL MANUSIA tidak akan mampu MEMECAHKAN problem ini secara ADIL.

Oleh karena itu, manusia membutuhkan PETUNJUK Allah ﷻ untuk menyelesaikan MASALAH ini. Sehingga dapat tercipta tatanan ekonomi yang benar² ADIL.

Aturan EKONOMI ISLAM dalam DISTRIBUSI KEKAYAAN ada DUA pendekatan, yaitu Distribusi Antar Individu dan Distribusi Melalui Negara. Selanjutnya masing² akan dibagi lagi menjadi dua yaitu Secara Komersial dan Non Komersial.

Lanjutkan membaca

Ekonomi Syariah

Standar

Oleh. Arie Syantoso
Batulicin, 03 Juli 2018

Minus Agama Manusia Depresi
Manakala hidup sekedar Nominal
Ekonomi Syariah bukan Oposisi
Justru lengkapi opini Konvensional
#Pantun #Ekonomi #Syariah #Islam

Ekonomi itu Kepingan Agama
Interaksi manusia antara Manusia
Ekonomi & Syariah harus Seirama
Tidak Sekuler terlampau Fobia
#Pantun #Ekonomi #Syariah #Islam

Instrumen Profit bukanlah Bunga
Terkriteria zalim juga Bahaya
Syariah cegah disparitas Menganga
Halal Life Style jadikan Budaya
#Pantun #Ekonomi #Syariah #Islam

Lanjutkan membaca

WADI’AH (TITIPAN)

Standar

WADI’AH (TITIPAN) adalah HARTA yang DITINGGAL disisi ORANG LAIN, agar ia menjaganya TANPA BIAYA JASA. (Ibnu Rusyd, 2007 : 299)

Menurut jumhur ulama RUKUN WADI’AH ada 4 yaitu :
1. Muwaddi’ (pemilik harta; penitip)
2. Wadi’ (penerima harta titipan)
3. Harta yang dititipkan
4. Shighah (ijab qabul)

WADI’AH adalah amanat yang tidak harus diganti selama tidak terjadi kerusakan. Orang yang dititipi harus MENJAGA dan MEMELIHARA barang titipan seperti kebiasaan pemeliharaan yang lazim berlaku. Sedangkan KEBUTUHAN yang terkait dengan barang titipan menjadi tanggungan Muwaddi’ (pemilik harta). Adapun tugas penerima titipan (wadi’) adalah hanya MENJAGA KEUTUHANNYA.

Lanjutkan membaca