REZEKI USAHA HARAM

Standar

Salah satu CIRI MAKHLUK HIDUP adalah membutuhkan MAKANAN, tak terkecuali MANUSIA. MAKANAN adalah SUMBER ENERGI bagi TUBUH. Kandungan NUTRISI di dalamnya akan memberikan ENERGI serta ZAT lain yang diperlukan oleh SEL-SEL pada tubuh.

REZEKI berupa MAKANAN, ketika dimakan akan DICERNA oleh LAMBUNG, setelah DICERNA oleh LAMBUNG ia akan DISERAP oleh PORI-PORI didalam jalur PENCERNAAN kemudian DISALURKAN keseluruh TUBUH oleh DARAH dan menjadi ENERGI. Lanjutkan membaca

RAKUS

Standar

Menurut KBBI, RAKUS (GREEDY) diartikan “ingin memperoleh lebih banyak dari yang diperlukan, LOBA, TAMAK dan SERAKAH”. RAKUS juga bermakna KEINGINAN EKSESIF (berlebihan) untuk memperoleh yang dibutuhkan.
Sifat RAKUS, sedikit atau banyak ADA pada setiap MANUSIA. SIAPAPUN DIA. Untuk itu, manusia di karuniai satu paket perangkat lunak (AKAL dan HATI), supaya dapat mengelolanya dengan baik.

Ada DUA orang yang RAKUS dan masing-masing tidak akan PUAS. Pertama, orang RAKUS untuk menuntut ILMU. Kedua, orang RAKUS untuk memburu HARTA. Lanjutkan membaca

KEPEMILIKAN (OWNERSHIP)

Standar

HAK MILIK INDIVIDU adalah HAK SESEORANG yang DIAKUI SYARIAT dan HARTA (Property) adalah APA SAJA yang bisa menjadi KEKAYAAN apapun bentuknya. Sedangkan, KEPEMILIKAN (ownership) adalah KEADAAN/TINDAKAN MEMILIKINYA.

Salah satu FITRAH MANUSIA adalah BERUSAHA mendapatkan HARTA karena HARTA adalah SYARAT HIDUP, maka semua orang harus (dan sudah) memiliki HARTA. HARTA (Property) DASAR MANUSIA adalah TUBUHNYA. Lanjutkan membaca

MAYSIR

Standar

MAYSIR secara LEKSIKAL berarti memperoleh sesuatu dengan sangat mudah tanpa KERJA KERAS atau MENDAPAT KEUNTUNGAN tanpa KERJA.

MAYSIR juga dimaknai dengan segala sesuatu yang mengandung UNSUR JUDI, TARUHAN, PERMAINAN BERISIKO, SPEKULASI, ZERO SUM GAME (You Lose That I Gain).

ESENSI MAYSIR adalah setiap TRANSAKSI yang bersifat SPEKULATIF dan TIDAK berkaitan dengan PRODUKTIVITAS serta bersifat GAMBLING (Perjudian). Lanjutkan membaca

​BERANI UNTUNG BERANI RUGI

Standar

INVESTASI dan BISNIS, dihadapkan pada 3 HASIL, UNTUNG, RUGI atau NGGAK UNTUNG NGGAK RUGI ..!

KAIDAH BERBISNIS dan BERINVESTASI itu haruslah memenuhi kriteria UNTUNG muncul bersama RISIKO (al GHUNMU bil GHURMI) dan HASIL USAHA muncul bersama BIAYA (al KHARAJ bi DHAMAN).

إِنَّمَا تُمْلَكَ الْغُلَّةُ بِالضَّمَانِ فِي الْمِلْكِ الصَّحِيحِ. الأم

IMAM SYAFI’I berkata : “Sesungguhnya KEUNTUNGAN suatu HARTA hanya dapat dimiliki seseorang bila ia SIAP BERTANGGUNG JAWAB atas KERUGIAN yang terjadi, sebagai KONSEKWENSI dari KEPEMILIKANNYA yang SAH terhadap HARTA tersebut. Lanjutkan membaca