​AYO KAYA MATERI

Standar

لَيْسَ عَلَيْكُمْ جُنَاحٌ أَنْ تَبْتَغُوا فَضْلًا مِنْ رَبِّكُمْ ۚ 
“Bukanlah suatu dosa bagimu mencari karunia dari Tuhanmu”. QS. Al-Baqarah : 198

PRIORITAS utama adalah ALLAH dan COMMITMENT yang diutamakan tentu kepada ALLAH semata.

“KEKAYAAN bukan TUJUAN tetapi ALAT. Alat untuk : IBADAH (kepada الله). Menjadi KHALIFAH (bermanfaat bagi sesama) dan BERDAKWAH (teladan bagi sesama). Lanjutkan membaca

Iklan

PANTUN AYO KE BANK SYARIAH

Standar

 

Oleh. Arie Syantoso

Banjarmasin, 04 September 2017

Ekonomi nya EKONOMI SYARIAH
Banknya ya BANK SYARIAH
Assalamu’alaikum warahmatullah
Wahai SHALIHIN dan SHALIHAH

Memberikan PINJAMAN perbuatan MA’RUF
TERLARANG berlebih dalam MEMBAYAR
Ekonom Robbani mari TA’ARUF
Semoga silaturahmi KUAT MENGAKAR

BUNGA INTEREST atau FAIDAH
Terlarang pada transaksi PINJAMAN
Mawasi diri dalam BERMUAMALAH
Fatwa MUI jadikan PEDOMAN

Lanjutkan membaca

TALLAQI RUKBAN

Standar

TALLAQI RUKBAN

TALLAQI RUKBAN merupakan salah satu dari bentuk DISTORSI pada sisi PENAWARAN, tindakan yang dilakukan oleh pedagang kota (atau pihak yang memiliki informasi lebih lengkap) membeli barang petani (atau produsen yang tidak memiliki informasi yang benar tentang harga di pasar) yang masih di luar kota, untuk mendapatkan harga yang lebih murah dari harga pasar yang sesungguhnya.

TALLAQI AL-RUKBAN adalah bagian dari GHABN, yaitu jual-beli atas barang dengan harga jauh di bawah harga pasar karena pihak penjual tidak mengetahui harga tersebut.

Lanjutkan membaca

AL GHABN FAHISY

Standar

AL GHABN FAHISY

AL GHABN menurut bahasa bermakna AL-KHADA’ (trik). Secara istilah GHABN adalah menjual/membeli sesuatu dengan harga yang lebih tinggi dari harga rata-rata.

AL GHABN FAHISY (trik yang keji) secara syar’i terhukum HARAM. Rasulullah ﷺ bersabda :

إِذَا بَايَعْتَ فَقُلْ لاَ خِلاَبَةَ

Jika engkau berjual-beli maka katakanlah, “Lâ khilâbah” (tidak ada penipuan). HR. al-Bukhari.

Lanjutkan membaca

BAI’ NAJSY (Fake Demand or Supply)

Standar

BAI’ NAJSY (Fake Demand or Supply)

NAJSY, yakni SEKONGKOL dalam MENIPU, seakan-akan barang yang dijual kualitas nya baik, agar harga semakin tinggi.

NAJSY/TANAJUSY juga dipahami sebagai tawar menawar palsu yang dilakukan oleh seorang calon pembeli yang tidak berniat untuk membeli, dilakukan hanya untuk mengelabui dan menimbulkan kesan banyak pihak yang berniat membelinya (Creating Fake Demand or Supply/Menciptakan Permintaan atau Penawaran Palsu).

Lanjutkan membaca