​AYO KERJA

Standar

A. السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

B. وعليكم السلام ورحمة الله وبركاته

A. Wah, pas ketemu ente disini. Lama nggak kelihatan, kerja apaan sekarang bro?

B. Apa ajaaa, yang penting halal. Bukan halal haram hantam.

A. Mulai deh. Maksud ente?

B. Wajib Kerja yang halal, wajib tinggalkan kerja yang haram. Bumi Allah ini luas, sama luas nya dengan sumber penghasilan. Pekerjaan yang halal lebih banyak dari yang haram. Nggak ada alasan ente untuk kerja yang Allah haramkan.

مَنْ نَبَتَ لَحْمُهُ مِنَ السُّحْتِ فَالنَّارُ أَوْلَى بِهِ

“Siapa yang dagingnya tumbuh dari pekerjaan yang tidak halal, maka neraka pantas untuknya.”

Kita kudu selektif dalam mencari kerja, sekarang mungkin kita sudah berada di zaman yang Rasulullah ceritakan …

لَيَأْتِيَنَّ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ لاَ يُبَالِى الْمَرْءُ بِمَا أَخَذَ الْمَالَ ، أَمِنْ حَلاَلٍ أَمْ مِنْ حَرَامٍ

“Akan datang suatu zaman di mana manusia tidak lagi perduli dari mana mereka mendapatkan harta, apakah dari usaha yang halal atau haram.”

A. Tanya kerja apaan malah tausiah ente bro… tapi ane suka, ayo lanjutin.

B. Lama nggak ketemu kan? boleh dong share ilmu… 😊

A. Iya, boleh. Skalian share info loker bro … 😀

B. Bro. Kerja itu apa aja yang penting produktif bukan Produk-fiktif. Kerja itu wajib, sama wajibnya dengan kewajiban thaharah ketika ente mau melaksanakan shalat. Bekerja itu harus, biar ente nggak berada dalam kondisi kafafah (meminta-minta), dengan berkerja ente berada dalam kondisi kifayah (cukup), gitu bro.

A. Kalau nggak kerja gimana bro? 😊

B. Dasar, ya culas itu namanya.

A. Loh, kok bisa…?

B. Ya iya. Setiap manusia secara alamiah ditentukan untuk memegang pekerjaan tertentu. Konsekuensinya, setiap orang memiliki kelebihan (yatafadhaluna) yang berbeda. Tingkatan seseorang bergantung pada kecerdasannya (isti‘dad) dalam pekerjaannya atau cabang ilmu pengetahuannya, pendidikan (ta‘addub) dan prestasinya (istinbath).

Malas kok dipelihara … 😆

A. Ane nggak malas loh. Cuma pengen tau respon ente saja… hehehe

B. Laaah. Mana ada sih orang mengapresiasi, orang-orang yang nggak kerja. Aneh aja kali, ada nominasi pengangguran terbaik. 😃

A. Iya iya. Trus bro.

B. Akhlak, Keahlian dan Pengetahuan ente, berpengaruh menentukan perkerjaan ente. Pilihan berkerja bukan pada kerjaannya, tapi halal haram nya kerjaan tersebut.

Cukup ya. Mau lanjut lagi.

A. Thanks share ilmunya. Okay kita lanjut nanti. Ane juga mau Kerja lagi. Hehe

B. Owh. Tadi nanyain loker. Pamitnya malah kerja. Iseng kok nggak ilang-ilang… 😃

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s