​PRAKTEK BUNGA ITU NGGAK FAIR FLAY

Standar

Praktek BUNGA itu nggak FAIR FLAY dan nggak LOGIC, buat yang sembuh Jasmani dan sehat Rohaninya. Nggak FAIR FLAY, karena praktek BUNGA itu CULAS, CULAS dengan PEMASTIAN UNTUNG. Nggak FAIR FLAY, karena Praktek BUNGA ini, LEGAL secara HUKUM.

Fair Play dalam permainan sepakbola biasa diartikan dengan bermain mengedepankan MORAL dan ETIKA permainan.

Tanyakan, pada mereka yang GeBol (Gemar Bola), apakah SETUJU, jika club favorit mereka menang disetiap permainan dan juara disetiap kompetisi, dengan cara curang ..?

Bagaimana caranya? Caranya ya diatur saja,  apakah itu dengan doping, pengaturan skor, intimidasi, mengulur waktu, diving atau dengan cara-cara culas alias curang lainnya, terserah yang penting menang.

Saya yakin, pasti para GeBol serentak mengatakan TIDAK SETUJU. Kenapa? Karena sebuah permainan yang sudah diatur harus menang harus juara dengan cara-cara curang, menghilangkan SPORTIVITAS, BEAUTIFUL FOOTBALL, dan FAIR PLAY sehingga tidak lagi ENAK DILIHAT, ASYIK DITONTON, dan SEDAP DINIKMATI.

Curang dalam permainan sepak bola, jelas menyuguhkan tontonan yang TIDAK MENARIK dan TIDAK BERKUALITAS. SKILLS dan TEKNIK permainan tidak memberikan pengaruh pada HASIL. Para pemain tidak perlu tampil APIK, PASTI MENANG, pasti JUARA dan tim yang menyerah kalah pun bukan karena keahlian lawan, melainkan disebabkan kendala NONTEKNIS pertandingan.

Lalu, bagaimana dengan Fair Play dalam Bisnis..? Fair Play dalam Bisnis bisa kita artikan PATUH dan TAAT akan ETIKA-ETIKA BISNIS.

Silahkan, tanyakan pada mereka para PEBISNIS, apakah SETUJU, jika BISNIS yang mereka lakukan dipastikan UNTUNG secara TERUS menerus dan produk yang mereka jual akan LARIS MANIS HABIS diserbu konsumen, sehingga PELEPAS UANG berhak untuk menghitung keuntungan terlebih dahulu dari modal yang mereka serahkan ..?

Saya yakin, pasti para PEBISNIS serentak mengatakan TIDAK SETUJU. Kenapa? Karena sebuah BISNIS yang sudah diatur harus untung, menghilangkan GOOD ETHNIC, GOOD BUSINESS, dan BUSINESS FAIR, sehingga tidak lagi ENAK DIAMATI, ASYIK DIJALANKAN, dan BAROKAH DINIKMATI.

Curang dalam BISNIS, jelas menyuguhkan perbuatan ZHALIM dalam URUSAN HARTA dan memakan harta orang lain dengan cara yang BATHIL. PELEPAS UANG tidak perlu CAPEK dan tanpa RESIKO, pasti UNTUNG, pasti KAYA dan pasti TIDAK RUGI.

Tindakan-tindakan CURANG tentu tidak dibenarkan (secara PERATURAN maupun secara MORAL). Pelaku CURANG dalam permainan sepakbola, akan dikenai SANKSI guna memberikan EFEK JERA. Lalu, bagaimana dengan PRAKTEK BUNGA (RIBA) ..?

Ternyata, baik di KUHAP (Kitab UU Hukum Acara Perdata) dan KUHPidana yang mengatur tindak pidana Perbankan, PRAKTEK MEMBUNGAKAN UANG adalah perbuatan yang LEGAL atau perbuatan tidak terlarang dan atau DIBENARKAN oleh HUKUM, yang TIDAK dapat DIPIDANA. Begitu juga mengenai batasan BESARNYA BUNGA, sampai saat ini BELUM ADA aturan hukumnya.

Padahal, PEMASTIAN UNTUNG dalam PRAKTEK BUNGA, adalah salah satu contoh nyata praktek MAL BISNIS yang MELANGGAR ETIKA BISNIS. Terlarang karena tidak ETIS melakukan transaksi yang MENG-EKSPLOITASI pihak lain.

Padahal secara moral, praktek Bunga banyak membawa kemudharatan. Guna mendapatkan untung besar UNTUK memenuhi kewajiban membayar BUNGA. Praktek CULAS (BUNGA) selalu menghadirkan praktek-praktek CULAS lanjutan, seperti CULAS dalam timbangan, Ihtikar, penipuan, sumpah palsu, janji palsu dll.

Praktek BUNGA (RIBA) merupakan sebuah praktik dimana PELEPAS UANG memposisikan dirinya sebagai TUHAN yang bisa memastikan berapapun keuntungan yang ia mau.

Faktanya. Perilaku Etis membutuhkan RASA BERSALAH dan RASA MALU.

Faktanya. Praktek curang hanya dilakukan oleh orang-orang yang LEMAH JIWANYA dan ‘MURAH’ HARGA DIRINYA.

Wallahua’lam 

Ekonomi Syariah
https://t.me/ekonomisyariah

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s