​SUPPORTERS INFLASI

Standar

A. Assalamualaikum, bro.

B. Wa’alaikumussalmu warahmatullah

A. Bro, katanya fiat money rentan akan inflasi. Inflasi apaan sih? Trus, ada nggak sih hubungannya dengan Riba, tema yang sering ente bahas?

B. Inflasi. Inflasi hanya dapat terjadi dalam masyarakat yang menggunakan uang sebagai media pertukaran.

Inflasi itu simpelnya diartikan dengan “turunnya daya beli Uang”. Terlebih nilai instrinsik nilai uang tersebut lebih kecil dari pada nominalnya.

A. Penyebab inflasi sendiri apa bro ?

B. Penyebabnya kompleks. Tapi, Suku Bunga (RIBA) lah, penyebab utama terjadinya Inflasi.

A. Kok bisa, gimana ceritanya?

Lanjutkan membaca

Iklan

​INGIN JADI BANKIR

Standar

A. Bro, ane mau tanya ?

B. Silahkan. Tanya apaan?

A. Rentenir dan Bankir ituuu sama apa beda sih..?

B. Owh, itu. Sebentar…
Menurut Kamus Internasional (Osman Raliby) RENTENIR adalah sebuah istilah klasik yang berasal dari bahasa Belanda: RENTENIER, berarti “PEMAKAN RIBA atau BUNGA UANG.”

Nah, kalau menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), RENTENIR diartikan sebagai orang yang mencari NAFKAH dengan MEMBUNGAKAN UANG; TUKANG RIBA dan atau LINTAH DARAT.

Di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), BANKIR sendiri diartikan sebagai, orang yang MEMPERDAGANGKAN UANG.

Lanjutkan membaca

​FATWA TENTANG BUNGA BANK

Standar

A. Bro, Pernah baca hasil FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 1 Tahun 2004 Tentang BUNGA (INTEREST/FA’IDAH).pdf …?

B. Mmm…
A. Coba, isi nya apa?
B. Mmm…
A. Pindahin duit ente dari Bank Konvensional yang Ribawi ke Bank Syariah.

Lanjutkan membaca

​KETIKA KELAK ANAKKU BERTANYA 

Standar

“Apakah tahun 2016 Ayah masih muda?” tanya anakku.
“Iya, Ayah masih muda. Masih gagah,” jawabku.

“Apa benar tahun 2004 di FATWAKAN BUNGA BANK ITU HARAM?” tanyanya menggugah ingatanku.
“Iya, benar. Telah lahir FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Tentang BUNGA (INTEREST/FA’IDAH)
,” jelasku.

“Ayah, saya baca di beberapa tulisan, TIDAK ada REAKSI, TIDAK ada TUNTUTAN, TIDAK ada DEMO, TIDAK ada FOKUS untuk MEMBASMI Pelegalan Riba dalam lembaga perbankan. Bahkan, hingga tahun 2016, 12 tahun setelah difatwakan, saat dimana ayah masih gagah, market share Bank Syariah jauh lebih kecil ketimbang Bank yang melegalkan RIBA. Ayah ada di mana waktu itu?” Lanjutkan membaca

​BANK SYARIAH DI KRITIK TERUS

Standar

Jika tak memiliki SKILL MEMUJI, milikilah ETIKA dalam MENGKRITIK.
Melempar kritik tanpa ILMU, mencurigai tanpa BUKTI, dan berbicara sekehendak hati dan mungkin hanya ISU. Bukanlah akhlak seorang muslim.

Lanjutkan membaca